Judi Bola Terbesar - Kisah Gianluigi Buffon |

Bandar Judi Bola Taruhan Online Terpercaya di Indonesia

Judi Bola Terbesar – Kisah Gianluigi Buffon

Judi Bola Terbesar Kisah Gianluigi Buffon

Buffon

Berikut kami telah merangkum Judi Bola Terbesar – Kisah Gianluigi Buffon, sang kiper legendaris Italia dan juga bermain untuk Juventus. Berikut kisahnya yang telah kami siapkan.

Judi Bola Terbesar – Tinggi

Negara Italia dikenal sebagai negara yang menjunjung Judi Bola Terbesar tinggi gaya bermain sepakbola bertahan. Selain melahirkan para pemain bertahan kelas dunia seperti Franco Baresi, Paolo Maldini hingga Fabio Cannavaro. Sosok penjaga gawang super juga sering dicetak oleh Negara Pizza itu mulai dari Dino Zoff, Angelo Peruzzi, Francesco Toldo dan kini Gianluigi Buffon. Inilah kisah awal munculnya sang penjaga gawang legendaris Italia, Gianluigi Buffon.

20 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 19 November 1995, pelatih AC Parma saat itu, Nevio Scala mungkin telah melakukan salah satu keputusan terbaik dan terpenting dalam sejarah klub dan sepakbola Italia.

Saat itu penjaga gawang utama Parma, Luca Bucci sedang mengalami cedera. Scala pun kemudian memutuskan untuk memberi kesempatan kepada seorang penjaga gawang dari tim junior Parma untuk melakukan debutnya di partai Serie A Italia.

Nama sang penjaga gawang adalah Judi Bola Terbesar Gianluigi Buffon. Sang kiper masih berusia 17 tahun kala itu dan diberi kepercayaan untuk tampil pada laga debutnya ketika Parma menghadapi AC Milan.

Tidak tanggung-tanggung, Milan saat itu merupakan sebuah klub fantastis yang diisi oleh pemain-pemain kelas dunia seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, Paolo Di Canio, Patrick Vieira, Marco van Basten, Roberto Donadoni, Roberto Baggio, Gianluigi Lentini, Massimo Ambrosini, Christian Panucci, Dejan Savicevic, Zvonimir Boban, Mauro Tassotti, Carlo Cudicini, George Weah, Fancesco Coco, Alessandro Costacurta dan Marcel Desailly. Kekuatan skuad Milan yang juga dilatih oleh pelatih luar biasa dalam diri Fabio Capello saat itu pun dijuluki The Dream Team dan baru saja memenangi Liga Champions Eropa dengan menghancurkan FC Barcelona dengan skor telak 4-0 di babak final.  

“Saat itu, Luca Bucci yang merupakan kiper utama kami sedang cedera. Saya kemudian mengalihkan pilihan pada tim junior Parma dan menemukan Buffon. Saya melihat dia melakukan hal-hal yang ajaib ketika latihan bersama tim utama dan tidak ada satu pun striker yang mampu Judi Bola Terbesar membobolnya. Saya kemudian bilang kepada pelatih kiper, Vicenzo Di Palma kalau anak itu luar biasa. Karena saat itu tidak ada pilihan lain lagi maka saya pun berbicara langsung dengan Buffon dan bertanya kepadanya apakah ia siap untuk bermain besok dan ia pun menjawab tidak menjadi masalah. Saat itu saya pikir anak ini cukup arogan padahal dia tahu bahwa ia akan bermain di tim utama dan menghadapi Milan. Saya tahu bahwa keputusan saya bisa saja salah karena awalnya saya ragu akan mentalitasnya jika diserang oleh barisan lini depan Milan tapi ia menunjukkan sebuah sikap yang seolah tidak terbeban dan kemudian saya cukup yakin bahwa pilihan saya sudah tepat,” ucap Scala yang kini menjadi presiden kehormatan Parma.

Benar saja keputusan sang pelatih. Buffon pun menunjukkan kehebatannya dalam mengawal gawang Parma. Sejumlah penyelamatan kelas dunia pun dibuatnya dalam menghalau sepakan Baggio, Weah, Boban dan Marco Simeone. Penampilan debut luar biasa dari sang kiper pun kemudian mengejutkan publik Italia karena Milan tidak sanggup menyarangkan sebiji gol pun ke dalam gawangnya dan laga berakhir dengan skor kacamata.

“Itu merupakan sebuah pertandingan yang Judi Bola Terbesar – Superbet999 fantastis dan ia telah menjalankan debutnya dengan sukses. Saat itu saya berkesimpulan bahwa seorang bintang masa depan gawang Italia telah lahir,” kenang Scala.

Artikel Terkait :
Judi Bola Terbaik – Aguero Akan Segera Comeback

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA