Judi Bola Terbesar - AS Roma Dinilai Keropos Defensenya |

Bandar Judi Bola Taruhan Online Terpercaya di Indonesia

Judi Bola Terbesar – AS Roma Dinilai Keropos Defensenya

Judi Bola Terbesar AS Roma Dinilai Keropos Defensenya

Leverkusen Roma

Raksasa Italia yakni Judi Bola Terbesar – AS Roma Dinilai Keropos Defensenya oleh beberapa pengamat bola dan juga media karena menurut mereka AS Roma dalam laga melawan Leverkusen seharusnya bisa menang setelah duluan unggul 2-4 dan terakhir harus berakhr dengan skor 4-4.

Judi Bola Terbesar – Serie A italia

AS Roma boleh saja menyandang predikat sebagai tim paling produktif di Judi Bola Terbesar Serie A Italia sejauh ini dengan 20 gol dari delapan pertandingan awal musim 2015 / 16.

Namun, Giallorossi tidak dapat menyembunyikan fakta bahwa mereka terancam tidak dapat menuntaskan musim dengan trofi juara meski memiliki catatan hebat dalam membobol gawang lawan  karena gawang mereka sendiri juga cukup mudah digetarkan oleh lawan.

Pertandingan di Liga Champions dini hari tadi menjadi gambaran yang sangat sempurna bagaimana kondisi pertahanan Roma musim ini. Bertandang ke markas Bayer Leverkusen, skuad asuhan Rudi Garcia tersebut dikejutkan dengan dua gol cepat tim tuan rumah. Dalam waktu kurang dari 20 menit, pemain asal Meksiko Javier Hernandez mampu memaksa kiper Roma asal Polandia, Wojciech Szczesny memungut bola dua kali dari dalam gawangnya sendiri.

Akan tetapi, mereka adalah AS Roma, tim paling produktif di Italia. Sebelum turun minum, Daniele De Rossi berhasil memaksa kedudukan kembali sama kuat melalui dua golnya. Bahkan, Tim Serigala Ibu Kota Italia tersebut berbalik unggul dua gol setelah Miralem Pjanic dan Iago Falque berhasil menjebol gawang Leverkusen di babak kedua.

Namun, lagi-lagi, kami harus mengingatkan bahwa mereka adalah Judi Bola Terbesar Roma, selain menjadi tim paling subur di Italia, mereka juga adalah satu-satunya tim yang sudah kemasukan dua digit gol di antara klub-klub yang menghuni posisi lima besar klasemen sementara Serie A.

Roma harus membuang hasil kemenangan yang sudah berada di depan mata ketika Kevin Kampl dan Admir Mehmedi menjebol gawang yang dikawal Szczesny dalam tempo dua menit pada menit ke 84 dan 86. Gol-gol itu menyelamatkan Leverkusen dari kekalahan di depan publik sendiri sekaligus memaksa tim tamu menduduki posisi juru kunci tanpa berhasil meraih kemenangan dari tiga laga.

Masalah pertahanan yang buruk sebenarnya sudah mendapatkan perhatian khusus dari pelatih Roma, Rudi Garcia sebelum laga menghadapi Leverkusen. Garcia mengaku sudah berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan motivasi para pemain agar tidak kehilangan fokus di tengah-tengah pertandingan.

Masalah di lini belakang Roma bisa terlihat dalam aktivitas tim di bursa transfer musim panas kemarin. Meski berhasil mendatangkan sosok bek kiri berkualitas dalam diri Lucas Digne, manajemen melepas tiga bek tengah yang bisa menjadi kekuatan tim musim ini.

Mapou Yanga Mbiwa yang menjadi tandem Kostas Judi Bola Terbesar Manolas musim lalu mampu menjadikan Roma menorehkan catatan kebobolan yang paling sedikit di Serie A dilepas ke Lyon awal musim ini. Kemudian Davide Astori yang bisa menjadi pelapis jantung pertahanan tidak dipermanenkan meski memiliki opsi tersebut dan terakhir bek muda berbakat Alessio Romagnoli dijual ke AC Milan. Sehingga kini Roma harus tergantung pada Manolas dengan pasangan duetnya masih kerap berubah antara Daniele De Rossi yang dipaksa menjadi bek tengah atau Leandro Castan yang belum menemukan performa terbaik usai menjalani operasi musim lalu hingga bek muda asal Jerman, Antonio Rudiger. Bek muda asal Serbia, Norbert Gyomber juga menjadi opsi terakhir.
Roma juga baru mencatatkan catatan satu clean sheet dalam 11 pertandingan di semua ajang kompetisi dengan rata-rata kemasukan 1,65 gol per laga.

“Filosofi saya adalah sepakbola menyerang tetapi saya juga menyadari bahwa untuk memenangkan sebuah pertandingan, Anda juga membutuhkan dasar pertahanan yang kokoh,” ujar Judi Bola Terbesar – Supebet999 Garcia saat pertama kali dipinang oleh Roma. Namun filosofi pelatih asal Prancis itu tampaknya hanya berhasil diwujudkan pada musim lalu.

Artikel Terkait:
Judi Bola Terbaik – Tinjauan Juve Lawan Gladbach

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA