Judi Bola Taruhan - Sejarah Chelsea VS Liverpool |

Bandar Judi Bola Taruhan Online Terpercaya di Indonesia

Judi Bola Taruhan – Sejarah Chelsea VS Liverpool

Judi Bola Taruhan Sejarah Chelsea VS Liverpool

logo chelsea vs liverpool

Setiap pertandingan di liga apapun memiliki sejarah. Salah satunya Judi Bola Taruhan – Sejarah Chelsea VS Liverpool. Pertemuan antara kedua tim memiliki sejarah yang menarik untuk diperbincangkan.

Judi Bola Taruhan – Chelsea

Ibarat sayur tanpa garam apabila kita membahas tentang hasil Judi Bola Taruhan Chelsea versus Liverpool bila tidak membahas tentang sejarah pertemuan Chelsea-nya Jose Mourinho dengan klub asal Merseyside tersebut.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memang berhasil menciptakan sebuah ledakan besar di Stamford Bridge. Pelatih asal Jerman itu berhasil mengantar The Reds meraih kemenangan perdana di bawah polesan tangan dinginnya dari The Blues.

Kemenangan yang telah ditunggu-tunggu oleh para pendukung Liverpool selama beberapa pekan akhirnya datang juga dan lawan yang berhasil ditundukkan juga bukan sembarangan melainkan sang juara bertahan Liga Primer Inggris.

Hasil laga tersebut diyakini akan semakin menambah luka di hati para fans Chelsea. Tapi yang akan berdampak paling besar tentunya di hati Jose Mourinho. Yang membuat posisinya semakin terancam.

Dari total 23 kali pertemuan dengan Liverpool di semua ajang kompetisi, Judi Bola Taruhan Mou sebenarnya memilki catatan yang cukup unggul dengan 11 kemenangan, enam hasil imbang dan enam kekalahan. The Blues juga sanggup mencetak 26 gol berbanding dengan 19 buah milik The Reds.

Mari kita lihat beberapa pertandingan yang menarik dari sejarah pertemuan antara Mou dengan Liverpool.

Semuanya berawal pada musim 2004 / 05 silam. Saat itu, Mou yang baru saja membawa raksasa Portugal, FC Porto menjadi penguasa eropa dengan memenangkan Judi Bola Taruhan Liga Champions memutuskan untuk hengkang dari tanah Portugal menuju ke tanah Inggris dengan menerima pinangan dari Roman Abramovich dan Chelsea. Era Roman Empire yang sebenarnya pun baru akan dimulai.

Satu pertandingan yang paling menarik pada musim itu adalah ketika Chelsea-nya Mourinho  berhadapan dengan Liverpool-nya Rafa Benitez pada leg ke II babak semifinal Liga Champions Eropa. Saat itu kedua tim bermain imbang dengan skor kacamata pada leg I di Stamford Bridge. Di leg ke II, Liverpool berhasil menyingkirkan Chelsea berkat gol semata wayang Luis Garcia. Sebuah gol yang sangat kontroversial yang membuat Mou hingga kini tidak bisa melupakannya dan bahkan enggan mengakuinya karena gol tersebut disahkan oleh wasit padahal belum melewati garis gawang. Ketika Chelsea harus angkat koper terlebih dahulu, mereka kemudian harus menambah sakit hati ketika melihat The Reds mengangkat trofi Liga Champions melalui salah satu pertandingan dengan comeback paling fantastis dalam sejarah sepakbola.

Di musim 2005 / 06, Mou yang sukses mengantar Chelsea meraih double winners dengan merengkuh gelar Liga Primer Inggris dan juga Piala FA,  Chelsea berhasil membalas dendam dengan menghajar Liverpool di Anfied dengan skor 4-1. Tapi ketika kedua tim bersua di semifinal Judi Bola Taruhan Piala FA, Chelsea harus kembali mengakui keunggulan The Reds dengan skor 2-1.

Pada musim 2006 / 07, pertandingan yang kembali tidak dapat dilupakann oleh Mourinho adalah kala bersua Liverpool di semifinal Liga Champions. Di leg I, The Blues berhasil mengalahkan seterunya dengan skor 1-0 dengan gol dari Joe Cole yang menjadi pahlawan The Blues. Di leg ke II, The Reds berhasil membalas dengan skor sama berkat gol tunggal Daniel Agger. Laga akhirnya harus ditentukan via drama adu pinalti dimana tim arahan Mou tidak cukup beruntung dan kembali harus pulang. Pertemuan ini merupakan yang terakhir selama periode pertama Mou di Chelsea.

Dua musim lalu, The Special One kembali ke London. Mou berhasil membuat Liverpool  takluk akibat kesalahan mereka sendiri. Ketika itu, The Reds sedang memiliki semangat yang berkoar-koar untuk menjadi penguasa Liga Primer Inggris. Kapten Liverpool saat itu, Steven Gerrard tergelincir ketika mencoba menguasai bola. Hasilnya bola berhasil direbut oleh Demba Bad dan kemudian menyarangkan gol ke dalam gawang The Reds. Liverpool akhirnya harus menyerah dengan skor 2-0 dan di pekan depan, Judi Bola Taruhan – Superbet999 The Reds yang unggul 3-0 atas Crystal Palace harus gigit jari akibat kemenangan yang ada di depan mata buyar ketika Palace sanggup mengejar ketinggalan tiga angka tersebut. Peluang untuk meraih gelar pun kandas dan mahkota Liga Primer jatuh ke tangan Manchester City.

Artikel Terkait :
Judi Bola Tangkas – Posisi Jose Mourinho

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA