Judi Bola - Sejarah Comeback Tim Juru Kunci UCL |

Bandar Judi Bola Taruhan Online Terpercaya di Indonesia

Judi Bola – Sejarah Comeback Tim Juru Kunci UCL

Judi Bola Sejarah Comeback Tim Juru Kunci UCL

UCL

Setiap turnamen memiliki sejarah, sama dengan Champions League, turnamen ini memiliki Judi Bola – Sejarah Comeback Tim Juru Kunci UCL. Beberapa tim memang masih di peringkat juru kunci. Tapi perlu diingat, kesempatan masih terbuka lebar apabila sang juru kunci benar – benar berusaha dan berupaya membuat kejutan.

Judi Bola – Shakhtar Donetsk

Keberadaan Judi Bola Shakhtar Donetsk, PSV Eindhoven, FC Astana, Borussia Moenchengladbach, AS Roma, Arsenal, Dinamo Zagreb, Maccabi Tel Aviv, Gent dan Olympique Lyonnais sebagai tim yang menduduki peringkat juru kunci di grup masing-masing sebenarnya tidak perlu berkecil hati (Arsenal dan Dinamo Zagreb memiliki poin yang sama di Grup F sedangkan Gent dan Olympique Lyonnais juga memiliki poin yang sama di Grup H).

Tujuh dari sepuluh tim diatas bahkan belum pernah memetik hasil kemenangan. Tapi peluang mereka untuk melangkah ke babak gugur tidak sepenuhnya hilang. Meskipun tergolong cukup sulit untuk mewujudkannya, tapi kejutan sering terjadi dalam sepakbola.

Asa para klub yang berada di zona buncit tersebut sebenarnya masih terjaga. Setidaknya bisa mereka bisa melihat dan belajar dari faktor sejarah yang ada. Sejarah membuktikan bahwa selama babak penyisihan grup Liga Champions Eropa bergulir, ada sembilan klub yang berhasil menciptakan keajaiban dengan lolos ke fase knock out meski mereka tidak mampu meraup angka penuh dalam tiga laga pertama di babak grup.

Yang pertama adalah wakil asal Judi Bola Yunani, Panathinaikos di musim 2008 / 09. Panathinaikos harus mengakui keunggulan FC Internazionale Milano serta tim kuda hitam Anorthosis Famagusta di dua laga awal. Di laga ke tiga, mereka sanggup meraih satu poin setelah bermain imbang dengan Werder Bremen. Tapi pada akhirnya, Panathinaikos keluar sebagai juara grup setelah berhasil menyapu bersih tiga laga yang tersisa dengan kemenangan.

Arsenal pernah mengalami situasi yang lebih buruk daripada musim ini di musim 2003 / 04. Kala itu, The Gunners melewati tiga laga pertama dengan menelan dua kekalahan dan satu hasil seri. Tapi Tim Meriam London berhasil membalas tuntas semua hasil negatif tersebut dengan menaklukkan Inter Milan, Dynamo Kyiv dan Lokomotiv Moskva dan berhasil menguasai puncak klasemen akhir.

Celta Vigo adalah tim kedua yang mampu membuat kejutan yang sama dengan Arsenal di musim 2003 / 04. Celta ditahan imbang oleh Club Brugge dan AC Milan di dua laga perdana. Ajax dan Celta kemudian saling bertukar kemenangan. Celta kemudian kembali menahan imbang Brugge sebelum menghajar Milan dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza.

Keajaiban yang sama juga baru saja terjadi pada musim lalu. Adalah Judi Bola Manchester City yang berhasil lolos dari jeratan maut. Setelah takluk dari FC Bayern Munich dan bermain imbang kontra Roma dan CSKA Moskva, City harus kembali menelan pil pahit setelah kalah dalam pertemuan kedua dengan wakil Rusia tersebut. City hanya mengumpulkan total 2 poin dari dua laga. Tapi di dua laga sisa, City berhasil mengalahkan Bayern dan Roma untuk bertengger di posisi ke dua klasemen akhir dan berhasil lolos ke fase gugur.

Selanjutnya, tim asal Turki, Galatasaray juga pernah menghindari eliminasi pada musim 2012 / 13. Gala keok dari Manchester United dan Sporting Braga pada dua laga pertama. Hasil imbang kontra CFR Cluj pun menjadi hasil terbaik di tiga laga perdana. Gala kemudian mengamuk dengan meraih tiga kemenangan untuk lolos ke fase knock out.

Di musim 2009 / 10, VfB Stuttgart menjadi tim yang sanggup membawa keajaiban tersebut. Stuttgart berhasil meraih dua hasil seri di dua pekan pertama hanya untuk dibantai oleh Sevilla di pekan ke tiga. Tapi keberhasilan tim asal Jerman tersebut menahan imbang Sevilla di pertemuan kedua kemudian disertai dengan dua kemenangan kontra Rangers dan Unirea Urziceni membuat Stuttgart lolos ke babak berikutnya.

Liverpool juga merasakan hal yang sama di musim 2007 / 08. Hasil imbang melawan Judi Bola Porto dan kemudian takluk dari Marseille dan Besiktas tidak menciutkan semangat The Reds untuk lolos. 16 gol pun diciptakan oleh The Anfield Gang dengan perincian skor telak 8-0 membenamkan Besiktas, hasil 4-1 dengan Porto dan 4-0 kontra Marseille di partai pamungkas.

Werder Bremen juga berhasil menuntaskan misi mustahil di musim 2005 / 06. Dengan hasil satu poin dari tiga laga, Bremen kemudian meraih dua kemenangan di paruh kedua. Dengan total tujuh poin, tim asal Jerman itu pun lolos ke babak selanjutnya.

Pada musim 2004 / 05, Porto yang merupakan juara bertahan UCL musim sebelumnya nyaris mendapat hasil tragis. Seri menghadapi CSKA dan kalah dari Judi Bola – Superbet999 Chelsea dan PSG membuat posisi mereka terancam. Tapi kemudian hasil imbang kontra PSG dan tiga angka dari tangan CSKA membuat kans mereka untuk lolos hidup kembali. Hasilnya di partai penutup, Jose Mourinho dengan Chelsea-nya harus mengakui keunggulan mantan klubnya dengan skor 2-1.

Artikel Terkait :
Situs Judi Bola – Nasib Borussia Moenchengladbach

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA