Judi Bola BCA - Lipo Dan Rodgers Di Mata Dunia |

Bandar Judi Bola Taruhan Online Terpercaya di Indonesia

Judi Bola BCA – Lipo Dan Rodgers Di Mata Dunia

Judi Bola BCA Lipo Dan Rodgers Di Mata Dunia

Rodgers

Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang Judi Bola BCA – Lipo Dan Rodgers Di Mata Dunia, hal ini dapat kita buat menjadi topik karena melihat sang juru kunci The Reds yakni Brendan Rodgers yang menungkangi Lipo dengan sangat tidak komitmen atau bisa dibilang kehilangan gaya permainannya.

Judi Bola BCA – Brendan Rodgers

“Visi dan misi saya sangat simpel. Meraih trofi sebanyak-banyaknya. Memainkan permainan sepakbola menyerang yang atraktif. Memenangkan laga sebanyak yang kami bisa dan tentunya saya punya proyek untuk mendatangkan pemain-pemain muda berbakat sebanyak-banyaknya.”, itulah filosofi sepakbola manager Liverpool, Judi Bola BCA Brendan Rodgers ketika diperkenalkan ke publik pada tiga tahun lalu.

Menyulap Swansea City menjadi tim yang cukup  kompetitif pada saat itu menjadi keputusan petinggi Liverpool untuk membawa sang pelatih ke Anfield. Permainan menyerang The Anfield Gang lebih menghibur dari biasanya dan kreativitas di lini tengah lebih hidup. Lihat saja duet mematikan dari Luis Suarez dan juga Daniel Sturridge yang semakin klop satu sama lain hingga Liverpool pada ,musim 2013 / 14 menjelma menjadi tim yang ditakuti dan menghuni posisi kedua Liga Premier Inggris musim 2013 / 14 dengan menghasilkan lebih dari 100 gol di semua kompetisi.

Bencana datang menerpa The Reds musim lalu, ketika Barcelona datang meminang Luis Suarez dan Daniel Sturridge mengalami cedera yang panjang membuat Rodgers harus memutar otaknya. Tapi apa yang ditawarkan oleh para pelapisnya sungguh di luar ekspetasi.

Mario Balotelli belum memenuhi harapan hingga dipinjamkan ke AC Milan musim ini. Fabio Borini masih biasa-biasa saja di bawah standar, Raheem Sterling yang menjadi transfer termahal Manchester City musim ini masih dimainkan di posisi sayap dan belum menemukan sentuhan akhir yang baik dan Judi Bola BCA Rickie Lambert tidak segarang ketika berada di Southampton. Kini ketiganya pun dipinjamkan ke klub lain. Rodgers tidak tahu harus bergantung pada siapa pada saat itu. Musim lalu, The Reds pun dibawa sang manager finis di posisi ke enam Liga Premier.

Ternyata tren tersebut tidak hilang begitu saja di musim ini. Setelah hanya menang tipis di dua pertandingan awal. The Reds kembali keok dari West Ham dan Manchester United. Ketika bermain di Old Trafford, tidak terlihat antusiasme dan semangat dari sang pelatih. Tidak ada teriakkan maupun sorakan.

Kini, Rodgers telah melenceng dari filosofinya. Tidak ada satupun tropi yang merapat ke Anfield, meskipun sempat hampir memenangkannya andai Steven Judi Bola BCA Gerrard tidak terpeleset ketika itu.

Tidak ada lagi permainan menyerang nan atraktif yang diperagakan oleh The Reds karena hanya mampu mencetak 4 gol dari enam laga. Bahkan gol kemenangan Phillipe Coutinho pada laga kontra Stoke disebut-sebut merupakan fluke alias kebetulan.

Apalagi gol berbau offside Christian Benteke saat melawan Bournemouth. Ketiga Liverpool mendatangkan pemain-pemain muda yang semuanya kini dibuang oleh klub. Judi Bola BCA – Superbet999 Liverpool kini telah kehilangan filosofinya, mungkin ini adalah saat yang tepat bagi Liverpool untuk mengganti pelatih mereka.

Artikel Terkait:
Judi Bola Maxbet – Kelayakan Rodgers Sedang Diuji

affiliate
AGEN BOLA SBOBET IBCBET TANGKAS & CASINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA